Gue pernah ada di posisi dimana gue harus memilih. memilih antara menyakiti hati gue sendiri atau menyakiti hati orang lain. Gue pernah berada di posisi dimana gue harus mengorbankan perasaan demi orang yang gue sayang, demi melihatnya nyaman dan bahagia *entah kenapa bullshit banget nulis kata kata itu*
Gue lebih memilih diam disaat seperti ini. Terserah lo mau bilang gue apakek, mau nyakitin gue segimanapun kek. Diam bukan berarti kalah kan? gue diam berarti gue sedang menunggu karma datang untuk lo, dan gue






